1.2.b.11 Aksi Nyata_Aksi Nyata Refleksi Pembelajaran Melalui Media (Poster, komik, video)
REFLEKSI PEMBELAJARAN MELALUI MEDIA
(
POSTER, KOMIK DAN VIDEO )
SD NEGERI 104 ABBANUANGE KEC.PAMMANA KAB.WAJO
1. 1. Latar
belakang yang dihadapi oleh Calon Guru Penggerak
Dengan dicanangkannya pekerjaan guru sebagai suatu profesi, guru diharapkan memiliki dan menguasai keahllian yang diperlukan dalam melaksanakan tujuannya sebagai agen pembelajaran. Guru memiliki tugas, peran dan kedudukan yang sangat strategis dalam pembangunan nasional khususnya bidang pendidikan.
Sebagai agen pembelajaran guru dituntut memiliki 4 ( empat) kompetensi utama yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, social dan professional. Salah satu aspek kompetensi pedagogik yaitu guru mampu melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran dalam menunjukkan praktik pengembangan diri yang di dasari oleh kesadaran dan kemauan pribadi demi menumbuhkan kreativitas siswa.
2. 2. Deskripsi
nyata yang dilakukan dan alasan melakukan aksi tersebut.
SD
Negeri 104 Abbanuange merupakan salah
satu Sekolah Dasar yang berada di Kecamatan Pammana Kabupaten Wajo. SD Negeri
104 Abbanuange merupakan sekolah dasar negeri yang berdiri pada tahun 1962 dengan jumlah siswa keseluruhan di Tahun Pelajarn 2020/2021 berjumlah 60 orang.
Berkaitan dengan
latar belakang permasalahan tersebut di atas,
sebagai CGP yang berstatus Guru Pendidikan Agama Islam & Budi
Pekerti (GPAI & BP) sudah menjadi tanggung jawab dengan salah satu usaha
yang dapat dilakukan untuk mengetahui pemahaman siswa mengenai apa yang telah
dipelajari yaitu dengan melakukan refleksi pembelajaran yang memiliki tujuan
sebagai berikut:
ü mengetahui sejauh mana minat/ pengetahuan siswa dalam mengikuti pembelajaran
ü Mengetahui tingkat keberhasila strategi, model dan teknik
pembelajaran yang diterapkan oleh guru
ü Mengidentifikasi kekurangan atau kelemahan guru
ü Menumbuhkan nilai kemandirian,kreativitas siswa dengan merefleksi melalui media yaitu
berupa poster, komik ataupun video.
Adapun pelaksanaan refleksi yang dilakukan setiap pembelajran PAI & BP di tiap kelas dengan mengambil kelas II (Dua) sampai kelas VI (Enam). Berikut ini akan dipaparkan mengenai bagaimana proses dari refleksi pembelajaran tersebut:
· Sebelum CGP melakukan aksi nyatanya, terlebih dahulu melakukan
koordinasi dengan kepala sekolah dan rekan sejawat terhadap apa yang akan
dilakukan.
· Sosialisasi kepada siswa mengenai tehnik pembuatan poster, komik, ataupun video
· Guru memberikan materi pembelajaran yang akan
dipelajari hari itu
· Siswa menyimak dan memperhatikan materi
yang dijelaskan dan diberikan oleh guru
· Setelah materi selesai, guru menanyakan
refleksi terhadap materi yang dipelajari hari itu. Refleksinya bisa melalui media
poster, komik ataupun video. Disini siswa akan berkreasi terhadap pemahamannya
mengenai pelajaran yang telah mereka lalui hari itu melalui media.
· Siswa mengungkapkan
segala bentuk rasa dan kesan pada setelah pembelajaran dipresentasikan. Siswa
didorong untuk bisa mengungkapkan segalanya dengan jujur dan terbuka mengenai
pemahamannya selama belajar.
·
Guru akan melihat
setiap refleksi yang telah dikirim siswa dan hasil refleksi tersebut digunakan
untuk melakukan evaluasi yang berkelanjutan.
3. 3. Hasil
dari aksi nyata yang dilakukan
Dari refleksi
pembelajaran yang dilaksanakan di SD Negeri 104 Abbanuange sangatlah penting karena bagi siswa, kegiatan refleksi sebagai
ruang ekspresi terhadap guru sedangkan bagi guru, refleksi sebagai bentuk
pengamatan terhadap keberhasilan mengajar. Refleksi yang dilakukan CGP kali ini
yaitu dengan merefleksi siswa melalui media. Selain untuk menambah motivasi
siswa juga di harapkan untuk mengembangkan daya kerativitas bagaimana meraka
berimajinasi terhadap apa yang telah mereka pelajari.
4. 4. Pembelajaran
yang didapat dari pelaksanaan refleksi pembelajaran (kegagalan dan
keberhasilan)
Bila dalam pelaksanaanya sudah terjadi persamaan dalam pendapat
dan ungkapan/ekspresi. Maka refleksi pada siswa bisa dikatakan sukses. Misalnya
setiap siswa memiliki persamaan pendapat tersebut mulai dari kalimat dan
esensinya. Setelah kesuksesan refleksi guru harus segera memperbaiki diri untuk
mendapatkan pembelajaran yang lebih bermutu pada pertemuan selanjutnya. Hanya
saja masih ada sebagian siswa yang melalaikan tugasnya dan tidak
bertanggungjawab. Nah ,, tugas kami selanjutnya berkoordinasi dengan guru kelas
dan kepala sekolah dilanjutkan berkunjung ke rumah siswa yang bermasalah
tersebut.
Dapat
disimpulkan bahwa dengan dilaksanakannya refleksi pembelajaran guru bisa
mengetahui dan melihat sisi apa
yang kurang dari pembelajaran / materi yang telah disampaikan, mana yang harus
diperbaiki atau mana yang harus ditingkatkan. Namun tidak sebagian siswa mampu
melakukan refleksi karena kurangnya pemahaman mereka terhadap materi yang di
ajarkan. Nah tugas guru disini kembali melakukan perubahan terhdap metode atau
pendekatan yang terbaik yang akan dilakukan sehingga siswa mampu menyerap
materi yang telah dipelajari dengan baik.
5. 5. Rencana
perbaikan untuk pelaksanaan di masa mendatang
Dalam
pelaksanaan refleksi pembelajaran berupa media ( poster, komik atau video )
yang dilakukan di SD Negeri 104 Abbanuange , penulis sebagai CGP melakukan
rencana perbaikan dimasa mendatang dengan melakukan beberapa hal sebagai
berikut:
v Proses
refleksi pembelajaran materi PAI & BP telah berjalan agar senantiasa
ditingkatkan dan dievaluasi agar hasil yang diperoleh juga meningkat, mengingat
betapa pentingnya melakukan refleksi pembelajaran. Dimana Guru yang
melakukan refleksi adalah guru yang berpikir ulang tentang pembelajaran yang
telah dilakukan.
v Untuk meningkatkan keterampilan dalam refleksi guru harus
belajar bgaimana menganalisis semua keputusan yang telah dibuat dalam merancang
pembelajaran dan pengaturan seketika yang dibuat sepanjang proses pembelajaran
itu.
v Sebaiknya sekolah menyediakan media atau android demi kelancaran
kegiatan.
6. 6. Dokumentasi proses pelaksanaan aksi nyata
Komentar
Posting Komentar