1.3.a.10_Aksi Nyata _Kolaborasi dalam pelaksanaan Jarak Jauh
Kolaborasi dalam pelaksanaan Jarak Jauh
SDN 104 ABBANUANGE KEC.PAMMANA KAB.WAJO
1. Latar belakang yang dihadapi oleh Calon Guru Penggerak
Penyebaran pandemi virus corona atau COVID-19 telah memberikan tantangan tersendiri bagi lembaga pendidikan di Indonesia. Untuk mengantisipasi penularan virus tersebut pemerintah mengeluarkan kebijakan seperti social distancing, physical distancing, hingga pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Kondisi ini mengharuskan masyarakat untuk tetap diam di rumah, belajar, bekerja, dan beribadah di rumah. Akibat dari kebijakan tersebut membuat sektor pendidikan seperti sekolah maupun perguruan tinggi menghentikan proses pembelajaran secara tatap muka. Sebagai gantinya, proses pembelajaran dilaksanakan secara daring yang bisa dilaksanakan dari rumah masing-masing siswa.
Sesuai dengan
Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan
pendidikan dalam masa darurat penyebaran COVID-19 menganjurkan untuk
melaksanakan proses belajar dari rumah melalui pembelajaran daring. Kesiapan
dari pihak penyedia layanan maupun siswa merupakan tuntutan dari pelaksanaan
pembelajaran daring. Pelaksanaan pembelajaran daring ini memerlukan perangkat
pendukung seperti komputer atau laptop, gawai/HP, dan alat bantu lain sebagai
perantara yang tentu saja harus terhubung dengan koneksi internet.
2. Deskripsi nyata yang dilakukan dan alasan melakukan aksi tersebut.
SD Negeri 104 Abbanuange merupakan salah satu Sekolah Dasar yang berada di Kecamatan Pammana Kabupaten Wajo. SD Negeri 104 Abbanuange merupakan sekolah dasar negeri yang berdiri pada tahun 1971 dengan jumlah siswa keseluruhan di Tahun Pelajarn 2020/2021 berjumlah 62 orang.
Dengan pelaksanaan pembelajaran dari rumah secara daring, guru dituntut untuk lebih inovatif dalam menyusun langkah-langkah pembelajaran. Perubahan cara mengajar ini tentunya membuat guru dan siswa beradaptasi dari pembelajaran secara tatap muka di kelas menjadi pembelajaran daring. Secara teknis dalam pembelajaran daring perangkat pendukung seperti gawai/HP dan koneksi internet yang keduanya harus tersedia untuk kedua belah pihak pengajar dan siswa. Dengan bantuan perangkat pendukung tersebut dapat memudahkan guru dalam menyiapkan media pembelajaran dan menyusun langkah-langkah pembelajaran yang akan diterapkan.
Salah satu inovasi teknologi agar pembelajaran menjadi interaktif, menarik, serta dapat membantu pengajar membuat evaluasi penilaian terhadap siswa adalah dengan menggunakan quiziz, google form, whatsaap dan bahkan zoom. Aplikasi ini menjadi salah satu alternatif pilihan dari berbagai macam media pembelajaran interaktif yang menjadikan proses pembelajaran menjadi tidak membosankan baik bagi siswa maupun bagi pengajar. Namun penggunaan aplikasi zoom tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan dikarena jaringan internet di Sabbang Desa Abbanuange tidak kondusif.
Adapun pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang
sudah di laksanakan mulai bulan maret 2020 setiap hari sekolah sejak pandemi
Covid 19, Namun sebagian siswa ada yang tidak mengikuti pembelajaran secara
daring, maka pihak sekolah mengambil inisiatif untuk meenindak lanjuti hal
tersebut yaitu
·
Di mulai dari evaluasi kehadiran dan penilaian siswa serta laporan
dari tenaga pendidik lainnya.
·
Menghubungi dan Mengumpulkan informasi mengenai siswa, seperti
nomor telpon dan alamat rumah
·
Bagi siswa yang bisa dihubungi melalui telpon di minta datang
kesekolah
· Bagi siswa yang tidak bisa di hubungi dilakukan kunjungan rumah, Kami mengunjungi rumah murid dan menanyakan kendala yang di hadapi sehingga tidak bsa mengikuti pembelajaran.
3. Hasil dari aksi nyata yang dilakukan
Dari pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dilaksanakan di SD Negeri 104 Abbanuange berjalan sesuai harapan dikarenakan adanya kolaborasi antara seluruh stakeholder di sekolah yang di dukung oleh para pemangku kepentingan terutama orangtua siswa sendiri sehingga pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) baik secara daring maupun secara luring berjalan sesuai dengan harapan.
4. Pembelajaran yang didapat dari pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (kegagalan dan keberhasilan)
Dengan adanya Pembelajaran Jarak jauh (PJJ) ini diharapkan semua murid yang ada di SDN 104 Abbanuange mendapatkan pendidikan yang sama dan merata, sehingga murid dapat belajar meskipun dalam keadaan Pandemi Covid 19. Ada beberapa kendala yang di hadapi siswa Selama pembelajaran jarak jauh, ada yang terkendala dengan faktor jaringan atau kuota bahkan ada murid yang tidak memiliki android.
Nah,, tugas kami disini kembali berkoordinasi dengan kepala sekolah mengenai hal tersebut dan dapat diambil kesimpulan bagi murid yang tidak memiliki android maka akan dilakukan kunjungan rumah yang jadwalnya disampaikan melalui grup whatsaap sekolah.
5. Rencana perbaikan untuk pelaksanaan di masa mendatang
Dalam
pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dilaksanakan di SD Negeri 104
Abbanuange , penulis sebagai CGP melakukan rencana perbaikan dimasa mendatang
dengan melakukan beberapa hal sebagai berikut:
·
Melakukan pembelajaran yang berpusat
kepada murid dengan mengedepankan penanaman pendidikan karakter profil
pancasila menuju merdeka belajar yaitu dengan memberikan kebebasan kepada murid
untuk mengembangkan potensi bakat dan minatnya sesuai kodratnya.
·
Pendidik sebagai penuntun murid harus
mampu mengembangkan konten pembelajaran yang menarik minat siswa.
· Berkolaborasi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan pembelajaran dapat berjalan lancar sesuai yang diharapkan.
6. Dokumentasi
proses pelaksanaan aksi nyata
Link youtube : https://youtu.be/7vtOF1mdA5U
Komentar
Posting Komentar